Pencarian

3 Curug Paling Hits di Pemalang untuk Liburan Akhir Pekan, Tiket Masuk Mulai Rp 5.000

Selasa, 11 Agustus 2026 • 19:25:31 WIB
3 Curug Paling Hits di Pemalang untuk Liburan Akhir Pekan, Tiket Masuk Mulai Rp 5.000
Curug Bengkawah di Pemalang menyuguhkan aliran air lebar yang kerap dijuluki "Niagara Kecil" oleh wisatawan.

PEMALANG — Kawasan lereng Gunung Slamet di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, menyimpan sejumlah destinasi air terjun yang kerap menjadi tujuan wisata akhir pekan. Perpaduan batuan purba dan pepohonan rindang membuat tiga curug di wilayah ini dinilai memiliki daya tarik setara pemandangan alam luar negeri.

Berbeda dengan wisata air pada umumnya, ketiga curug ini menawarkan sensasi kesegaran alami berupa uap air dan ion negatif yang dipercaya mampu memulihkan energi setelah rutinitas harian. Berikut rincian tiga rekomendasi curug yang bisa dikunjungi.

Curug Bengkawah: Julukan Niagara Kecil dengan Debit Air Lebar

Curug pertama yang masuk daftar rekomendasi adalah Curug Bengkawah yang sering dijuluki "Niagara Kecil" oleh para wisatawan. Julukan tersebut muncul karena aliran airnya yang sangat lebar, memberikan sensasi berbeda saat berdiri di jarak sekitar 20 meter dari titik jatuhnya air.

Pengelola mematok tiket masuk sebesar Rp 6.000 per orang dengan biaya parkir kendaraan roda dua Rp 2.000. Curug ini beroperasi setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB.

Waktu terbaik menikmati lokasi ini adalah pagi hari antara pukul 07.00 sampai 10.00 WIB untuk mendapatkan paparan sinar matahari yang optimal. Perlu diingat, beberapa titik jalur trekking menuju lokasi cukup menanjak sehingga pengawasan ekstra terhadap anak-anak sangat disarankan.

Curug Sibedil: Tirai Air Setinggi 10 Meter di Kecamatan Moga

Bagi wisatawan yang mencari spot lebih tenang untuk berendam, Curug Sibedil di Kecamatan Moga bisa menjadi pilihan. Keunikan tempat ini terletak pada barisan air terjun kecil setinggi 10 meter yang mengalir rapi menyerupai tirai sutra alami.

Curug yang dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat ini menyediakan fasilitas toilet umum dan warung kopi sederhana. Harga tiket masuk dibanderol Rp 5.000 pada hari biasa dan Rp 7.500 saat libur nasional, dengan jam operasional pukul 07.30 hingga 16.30 WIB.

Pengelola memberikan himbauan tegas terkait keselamatan: saat musim hujan tiba, debit air meningkat drastis dan warnanya berubah keruh. Aktivitas berenang sangat tidak disarankan dalam kondisi tersebut demi keselamatan pengunjung.

Curug Tersembunyi: Trekking Ringan Melewati Perkebunan Warga

Destinasi ketiga menyajikan pengalaman trekking ringan melewati perkebunan warga, cocok bagi pemburu ketenangan. Kedamaian batin akan terasa saat menyaksikan air jernih sebening kristal mengalir di antara celah tebing batu.

Akses menuju lokasi berupa jalan setapak alami dengan tiket masuk Rp 5.000 per orang. Jam operasional dimulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

Calon pengunjung perlu memperhatikan kondisi sinyal seluler yang tergolong cukup lemah karena lokasinya tersembunyi di balik perbukitan rindang. Untuk memudahkan perjalanan, wisatawan bisa meminta bantuan warga lokal di sekitar area parkir yang bersedia memandu hingga ke titik air terjun dengan jasa sukarela.

Sebelum berangkat, pastikan perlengkapan outdoor seperti pakaian ganti dan obat-obatan pribadi sudah siap di dalam ransel. Memilih waktu kunjungan saat musim kemarau juga menjadi kunci menikmati kejernihan air sungai yang minim endapan lumpur.

Follow www.jatenglink.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radartegal.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks