KARANGANYAR — Perawatan berkala sepeda motor kerap disederhanakan hanya pada penggantian oli. Namun, Kepala Mekanik Taruna Jaya Karanganyar, Agung, menegaskan ada tiga komponen lain yang tak kalah krusial dan wajib masuk dalam daftar periksa rutin pengendara.
“Yang paling utama itu kelistrikan, penerangan, sein, oli, dan pengereman. Itu yang harus rutin diperiksa,” ujarnya kepada Jatengnews.id, baru-baru ini.
Menurut Agung, pemeriksaan menyeluruh ini idealnya dilakukan setiap dua bulan sekali atau setelah motor menempuh jarak 2.000 kilometer. Pada interval yang sama, penggantian oli mesin juga disarankan untuk menjaga performa dan memperpanjang usia pakai komponen mesin.
“Kalau dari kami disarankan servis setiap dua bulan sekali atau setiap 2.000 kilometer. Untuk penggantian oli juga setiap 2.000 kilometer,” jelasnya.
Keluhan Tenaga Motor Kurang, Ini Penyebabnya
Agung mengakui, keluhan konsumen terhadap motor Honda saat ini relatif minim. Namun, sebagian pengguna masih mengeluhkan tenaga motor yang terasa kurang saat melintas di medan tertentu, seperti kawasan perbukitan.
Ia menegaskan, kondisi tersebut umumnya bukan karena kerusakan kendaraan, melainkan ketidaksesuaian antara kapasitas mesin dengan karakteristik jalan. Contoh nyata, Honda BeAT yang bermesin 110 cc akan terasa kurang bertenaga saat dipakai di kawasan pegunungan seperti Tawangmangu yang penuh tanjakan dan tikungan tajam.
“Kalau dipakai di daerah seperti Tawangmangu yang jalannya naik turun, motor dengan kapasitas mesin kecil memang terasa kurang bertenaga. Jadi itu lebih karena segmen dan peruntukan motornya,” katanya.
Disiplin Servis Berkala di Bengkel Resmi
Agung mengimbau seluruh pengguna motor Honda untuk disiplin menjalani servis berkala di bengkel resmi. Selain menjaga performa tetap prima, langkah ini juga menjadi kunci kenyamanan dan keselamatan di jalan.
“Rajin-rajin cek oli dan servis kendaraan secara rutin agar motor tetap prima dan selamat di jalan,” pungkasnya.