Pencarian

Pelindo Ajak SPIL, Meratus, dan Tanto Intim Line Rombak Jaringan Logistik Nasional, Target Tekan Biaya Angkut

Kamis, 06 Agustus 2026 • 10:06:01 WIB
Pelindo Ajak SPIL, Meratus, dan Tanto Intim Line Rombak Jaringan Logistik Nasional, Target Tekan Biaya Angkut
Direktur Komersial Pelindo Farid Padang memimpin forum Coffee Session bersama sejumlah operator pelayaran di Kantor Pelindo Regional 4, Makassar, Selasa (4/8).

JAWA TENGAH — Rapat strategis yang dikemas dalam forum Coffee Session itu berlangsung di Kantor Pelindo Regional 4, Makassar, Selasa (4/8). Hadir langsung Direktur Komersial Pelindo Farid Padang, Executive Director 4 Pelindo Regional 4 Abdul Azis, serta perwakilan dari PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL), PT Tanto Intim Line, PT Meratus Line, dan SITC.

Menyoal Program PINP dan Target Efisiensi

Program PINP yang tengah digodok Pelindo bukan sekadar membentuk rute pelayaran baru. Lebih dari itu, skema ini dirancang untuk membangun ekosistem logistik yang terintegrasi dari hulu ke hilir. Farid Padang menegaskan bahwa transformasi ini bertujuan menekan ketimpangan arus muatan atau imbalance cargo yang kerap membuat biaya angkut membengkak.

"Melalui forum seperti ini kami ingin memastikan setiap kebijakan dan program yang dijalankan Pelindo dibangun bersama para pengguna jasa. Kolaborasi merupakan kunci untuk menciptakan jaringan logistik yang lebih andal, meningkatkan kepastian jadwal pelayaran, sekaligus menekan biaya logistik nasional," ujar Farid dalam keterangan resminya.

Untuk menarik partisipasi operator kapal, Pelindo menyiapkan sejumlah insentif bagi perusahaan pelayaran yang mampu meningkatkan koefisien muat. Langkah ini diharapkan mampu mendorong konsolidasi muatan sehingga kapal tidak berlayar dalam kondisi kosong di rute tertentu.

Peran Krusial Kawasan Timur Indonesia

Pemilihan Makassar sebagai lokasi diskusi bukan tanpa alasan. Abdul Azis menyebut kawasan timur Indonesia adalah simpul utama dalam peta jaringan logistik nasional. Pelindo Regional 4, yang membawahi wilayah ini, berkomitmen menjadi mitra strategis bagi seluruh pengguna jasa dalam mengawal perubahan tersebut.

"Kami ingin memastikan seluruh perubahan yang dilakukan mampu memberikan kemudahan operasional, meningkatkan efisiensi, serta menciptakan nilai tambah bagi pelanggan," kata Abdul Azis.

Ia menambahkan, masukan dari para operator pelayaran menjadi bahan penting untuk menyempurnakan kebijakan agar benar-benar menjawab kebutuhan industri di lapangan, bukan sekadar teori di atas kertas.

Respons Industri dan Harapan ke Depan

Forum yang digelar Pelindo ini mendapat sambutan positif dari pihak swasta. Branch Manager Makassar PT Meratus Line, Ngurah Gede Santha Dharma, menilai dialog semacam ini membuka ruang komunikasi yang lebih intensif antara operator pelabuhan dan pengguna jasa.

"Forum seperti ini sangat positif karena memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk menyampaikan masukan secara langsung sekaligus memahami arah transformasi yang sedang dijalankan Pelindo. Kami berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat," ujarnya.

Keberhasilan program PINP memang tidak bisa berjalan sendiri. Pelindo mengakui bahwa komitmen bersama antara BUMN pelabuhan, perusahaan pelayaran, dan pemilik barang adalah kunci utama. Karena itu, rangkaian roadshow dan diskusi dengan pemangku kepentingan akan terus digelar sebagai bagian dari proses implementasi.

Jika berjalan mulus, dampaknya akan langsung terasa pada kepastian jadwal kapal, peningkatan utilisasi terminal di berbagai wilayah, serta penurunan biaya logistik yang selama ini menjadi keluhan utama para pelaku usaha. Pada akhirnya, ekosistem logistik nasional yang lebih efisien dan kompetitif bukan lagi sekadar wacana, melainkan target yang tengah diupayakan secara konkret.

Follow www.jatenglink.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sindomakassar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks