Pencarian

Genangan di Jalan Ahmad Yani Diharapkan Surut, Pemkab Kudus Bangun Drainase Rp 2,25 Miliar di Wahid Hasyim

Rabu, 15 Juli 2026 • 20:48:31 WIB
Genangan di Jalan Ahmad Yani Diharapkan Surut, Pemkab Kudus Bangun Drainase Rp 2,25 Miliar di Wahid Hasyim
Pekerja proyek memasang konstruksi drainase di Jalan Wahid Hasyim, Kudus, untuk mengurangi genangan di Jalan Ahmad Yani.

KUDUS — Pemerintah Kabupaten Kudus menggelontorkan anggaran hampir Rp 10 miliar pada tahun ini untuk membenahi puluhan titik drainase strategis di wilayah perkotaan. Salah satu proyek utama yang tengah dikebut berada di Ruas Jalan Wahid Hasyim-Jalan Dr. Wahidin, dengan kontrak bernomor 602/KONTRAK/PPK/03.06-02/TBD/P/2026 yang mulai berlaku sejak 30 Juni lalu.

Target Proyek: Mengalirkan Genangan ke Sungai Gelis

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kudus, Harry Wibowo, menjelaskan bahwa drainase baru ini diproyeksikan mampu menyedot genangan dari perempatan Gang 4 ke arah barat. Aliran air akan dibuang langsung menuju hilir di Sungai Gelis.

“Harapan kita, proyek ini mengurangi genangan yang ada dari perempatan Gang 4 ke barat, sehingga otomatis mengurangi beban genangan yang selama ini kerap melanda Jalan Ahmad Yani,” ujar Harry saat ditemui di lokasi peninjauan.

Spesifikasi Konstruksi: U-Ditch dan Box Culvert Modern

Pengerjaan saat ini difokuskan di sisi utara jalan. Kontraktor CV. Cinta Damai, yang memenangkan proyek ini, memasang konstruksi beton pracetak modern berupa U-Ditch ukuran 60–80 sentimeter untuk saluran terbuka dan Box Culvert berukuran sama untuk saluran persilangan.

Harry meminta pihak kontraktor melakukan percepatan pembangunan agar tidak berlarut hingga musim penghujan. “Kami berharap pengerjaan bisa dipercepat dari jadwal agar nilai manfaatnya bisa segera dirasakan langsung oleh masyarakat luas,” tegasnya.

30 Titik Drainase Tersebar, 60 Persen Sudah Dikontrak

Selain proyek di Jalan Wahid Hasyim, Dinas PUPR juga menggarap drainase serupa di ruas Jalan Asnawi hingga kawasan Universitas Muria Kudus (UMK). Secara keseluruhan, terdapat sekitar 30 titik proyek drainase yang tersebar di wilayah Kudus.

Total anggaran Rp 10 miliar bersumber dari Program Hibah Jalan Daerah (PHJD/PHJT) sebesar Rp 7 miliar, ditambah APBD murni. “Saat ini sekitar 60 persen dari total paket pekerjaan telah resmi berkontrak dan mulai berproses. Sisanya masih dalam tahap penyesuaian sistem e-Katalog versi 6,” papar Harry.

Imbauan bagi Pengguna Jalan Selama Konstruksi

Pihak PUPR mengimbau pengguna jalan untuk memaklumi adanya penyempitan jalur lalu lintas di sekitar lokasi galian. Media massa dan masyarakat diharapkan saling bekerja sama menyebarkan informasi agar pengendara dapat mengantisipasi gangguan arus lalu lintas selama masa konstruksi.

Harry juga menyampaikan target realistis proyek ini. “Kalau untuk menghilangkan banjir secara total belum bisa, mohon maaf. Tapi target realistis kita adalah mengurangi durasi genangannya secara signifikan, sehingga pelayanan publik ke depan jauh lebih baik dan cepat,” pungkasnya.

Follow www.jatenglink.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jatengpos.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks