Pencarian

Dapat Dukungan dari Kemendagri, Pemkab Klaten Siapkan Lahan untuk Bangun Gedung Pengolah Sampah Terpadu

Minggu, 05 Juli 2026 • 16:38:01 WIB
Dapat Dukungan dari Kemendagri, Pemkab Klaten Siapkan Lahan untuk Bangun Gedung Pengolah Sampah Terpadu
Tim teknis DLH Klaten melakukan kajian kelayakan lahan untuk pembangunan gedung pengolah sampah terpadu.

KLATEN — Pemerintah Kabupaten Klaten melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tengah bergerak cepat merealisasikan pembangunan Gedung Pengolah Sampah Terpadu. Langkah ini ditempuh setelah pemerintah daerah mendapatkan sinyal dukungan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Kepala DLH Klaten menyebut bahwa saat ini tim teknis tengah melakukan kajian kelayakan lahan di sejumlah titik. Proses ini menjadi tahap awal sebelum pembangunan fisik dimulai.

Target Jangka Panjang dan Penanganan Darurat Lindi

Pembangunan gedung pengolah sampah terpadu merupakan solusi jangka panjang untuk mengelola volume sampah yang terus meningkat. Namun, DLH Klaten juga tidak melupakan persoalan yang lebih mendesak.

Dalam waktu dekat, instansi tersebut berhasil menangani masalah air limbah sampah atau lindi yang selama ini menjadi keluhan warga sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Penanganan dilakukan dengan sistem pengolahan sederhana namun efektif.

"Kami menggunakan metode biofilter dan kolam aerasi untuk menetralkan kandungan berbahaya dalam lindi sebelum dialirkan ke badan air," kata Kepala DLH Klaten.

Dukungan Kemendagri Jadi Akselerator

Dukungan dari Kemendagri menjadi faktor penting yang mempercepat realisasi proyek ini. Sebelumnya, pembangunan fasilitas pengolahan sampah kerap terhambat masalah anggaran dan lahan.

Dengan adanya jaminan dukungan dari pemerintah pusat, Pemkab Klaten optimistis proses pembangunan bisa dimulai lebih cepat dari target awal. Lahan yang disiapkan akan digunakan untuk membangun unit pemilahan, pencacahan, dan pengomposan.

Dampak Langsung bagi Warga Sekitar TPA

Keberhasilan menangani lindi memberikan dampak langsung bagi warga yang tinggal di sekitar TPA. Bau menyengat dan pencemaran air tanah mulai berkurang signifikan dalam beberapa pekan terakhir.

Seorang warga mengaku lega karena air sumur di rumahnya mulai jernih kembali. Sebelumnya, air berwarna keruh dan berbau tidak sedap akibat rembesan lindi.

DLH Klaten berjanji akan terus memantau kualitas air di sekitar TPA secara berkala. Sementara itu, pembangunan gedung pengolah sampah terpadu ditargetkan rampung pada akhir tahun depan.

Follow www.jatenglink.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarsolo.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks