Pencarian

Lansia 79 Tahun di Kandangserang Pekalongan Ditemukan Meninggal di Ladang, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Pidana

Minggu, 02 Agustus 2026 • 12:31:02 WIB
Lansia 79 Tahun di Kandangserang Pekalongan Ditemukan Meninggal di Ladang, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Pidana
Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara di ladang tempat lansia 79 tahun ditemukan meninggal di Kandangserang, Pekalongan, Sabtu (1/8/2026).

PEKALONGAN — Seorang kakek berusia 79 tahun ditemukan tak bernyawa di tengah ladang yang berada di kawasan hutan produksi Perum Perhutani, tepatnya di Dusun Tajur, Desa Tajur, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Korban diketahui bernama Munajat, seorang warga setempat yang sehari sebelumnya berpamitan kepada keluarga untuk membersihkan rumput di ladang miliknya.

Kekhawatiran keluarga muncul setelah Munajat yang biasanya pulang pada siang hari tak kunjung kembali hingga petang. Bersama sejumlah warga, keluarga lantas melakukan pencarian ke lokasi ladang yang berada di tengah hutan produksi tersebut.

Ditemukan Tertelungkup, Sabit dan Botol Air Masih di Dekat Korban

Saat ditemukan, korban dalam posisi tertelungkup di atas tanah dan sudah tidak bernapas. Di sekitar tubuhnya, warga menemukan sabit serta botol air mineral yang dibawa korban saat berangkat ke ladang.

Petugas dari Polsek Kandangserang yang tiba di lokasi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan di rumah duka, ditemukan luka lecet pada bagian wajah korban akibat benturan serta luka lecet di kedua kaki.

Puskesmas Kandangserang: Tidak Ada Tanda Kekerasan

Plh. Kapolsek Kandangserang Ipda Suharno menjelaskan, pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan warga dan berkoordinasi dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas Kandangserang. Hasil pemeriksaan medis memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Dari hasil olah TKP juga tidak ditemukan adanya indikasi tindak pidana maupun unsur kekerasan," ujar Ipda Suharno.

Pihak keluarga korban menolak dilakukan otopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Peristiwa ini telah dilaporkan ke Pemerintah Desa Tajur dan Polsek Kandangserang untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur.

Follow www.jatenglink.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: puskapik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks