JAWA TENGAH — Program ini menghadirkan karyawan PAMA ARIA sebagai pengajar tamu secara rutin. Mereka tidak hanya memberikan materi teknis seperti mekanik alat berat dan perawatan unit, tetapi juga membagikan pengalaman soal tantangan di lapangan dan standar kompetensi yang dibutuhkan industri.
“Kami ingin berbagi pengalaman dan pengetahuan yang kami miliki kepada para siswa agar mereka lebih siap menghadapi dunia kerja,” ujar Koordinator Karyawan Mengajar dari Departemen Plant PAMA ARIA, Teofilus, dalam keterangan resmi, Sabtu (11/7).
Menurut Teofilus, program ini juga menjadi sarana bagi karyawan untuk berkontribusi langsung dalam mencetak generasi muda yang kompeten. Siswa tidak hanya dibekali keterampilan teknis, tetapi juga motivasi soal kedisiplinan, tanggung jawab, dan kesiapan mental.
Salah satu daya tarik program ini adalah kesempatan magang di PT Pamapersada Nusantara Distrik ARIA. Siswa yang dinilai berprestasi selama mengikuti PAMA ARIA School berhak mendapatkan pengalaman kerja langsung di lingkungan profesional.
Magang ini diharapkan menjadi bekal berharga sebelum para siswa benar-benar terjun ke dunia kerja. Mereka bisa mengenal langsung ritme kerja, standar keselamatan, dan budaya industri yang tidak bisa dipelajari hanya dari buku.
Program ini merupakan bagian dari komitmen PAMA ARIA dalam mendukung pengembangan pendidikan vokasi di Indonesia. Dengan menghadirkan praktisi ke dalam kelas, perusahaan berupaya menciptakan sumber daya manusia yang siap pakai dan mampu bersaing di sektor alat berat serta pertambangan.