Polresta Surakarta dan Pemkot Pastikan Perlindungan Bayi Temuan di KA Sancaka, Diberi Nama Bayu Nawasena Bhayangkara

Penulis: Teguh Prasetyo  •  Selasa, 07 Juli 2026 | 16:42:01 WIB
Wakil Wali Kota Surakarta dan Polresta Surakarta kunjungi bayi temuan di kereta api untuk memastikan penanganan medis.

SOLO — Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani bersama jajaran Polresta Surakarta dan RS Bhayangkara Tk. IV Surakarta mengunjungi bayi temuan di kereta api tersebut, Senin (6/7/2026). Kunjungan itu bertujuan memastikan kondisi kesehatan bayi terus terpantau dan mendapatkan penanganan terbaik dari tim medis.

Makna di Balik Nama Bayu Nawasena Bhayangkara

Astrid menjelaskan, nama Bayu Nawasena Bhayangkara dipilih sebagai doa agar bayi itu tumbuh sehat dan memiliki masa depan cerah. Kata Bayu melambangkan unsur kehidupan yang mengalir, simbol perjalanan hidup menuju masa depan yang lebih baik. Nawasena berarti harapan baru dan masa depan gemilang, sementara Bhayangkara menjadi pengingat atas perhatian dan perlindungan jajaran Polri sejak bayi tersebut ditemukan.

Komitmen Polri: Perlindungan Maksimal untuk Anak

Kasi Humas Polresta Surakarta AKP Lingga Ramadhani menegaskan, pihaknya berkomitmen memberikan perlindungan maksimal terhadap anak yang menjadi korban situasi memerlukan penanganan khusus. “Melalui Sat PPA, kami terus melakukan pendampingan, berkoordinasi dengan pemerintah daerah, rumah sakit, serta instansi terkait agar seluruh hak-hak bayi ini dapat terpenuhi dengan baik, baik dari sisi kesehatan maupun perlindungan hukumnya,” kata AKP Lingga.

Kolaborasi Lintas Instansi untuk Hak Anak

Polresta Surakarta masih melanjutkan proses penyelidikan terkait penemuan bayi tersebut. Di saat yang sama, kepolisian bersinergi dengan Pemkot Surakarta dan pihak rumah sakit untuk memastikan seluruh hak anak terpenuhi, mulai dari layanan kesehatan hingga perlindungan sosial dan hukum.

Turut hadir dalam kunjungan itu Karumkit Bhayangkara Tk. IV Surakarta Kompol dr. Arif Tria Novianto, Sp.THT-BKL, FICS, Kasat Res PPA dan PPO Polresta Surakarta Kompol Ratna, serta Kapolsek Banjarsari Kompol Harno. Kehadiran mereka memberikan dukungan moril sekaligus memastikan penanganan medis berjalan optimal.

Kolaborasi antara Polri, Pemkot Surakarta, dan tenaga kesehatan ini diharapkan menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan perlindungan, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus.

Reporter: Teguh Prasetyo
Sumber: mettanews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top