PATI — Rombongan besar berisi ratusan warga Pati bertolak ke ibu kota pada Minggu pagi. Mereka tergabung dalam rombongan Jatma Aswaja yang akan mengikuti Doa dan Dzikir Kebangsaan di Masjid Istiqlal, Jakarta. Pelepasan secara resmi dilakukan di halaman Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pati.
Sebanyak 12 bus dengan kapasitas sekitar 50 orang per bus disiapkan untuk mengangkut 600 peserta. Keberangkatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Pati.
Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyampaikan amanah khusus kepada para jemaah sebelum berangkat. Ia menitipkan harapan besar bagi masa depan daerah yang dikenal sebagai Bumi Mina Tani ini.
"Di momen Hari Jadi Kabupaten Pati ini, saya titip doa agar Pati menjadi daerah yang gemah ripah loh jinawi, aman, tenteram, dan damai," kata Chandra saat melepas rombongan.
Harapan tersebut bukan hanya untuk kepentingan daerah semata. Chandra menegaskan, doa yang dipanjatkan para jemaah di Masjid Istiqlal kelak juga ditujukan untuk cita-cita yang lebih besar.
"Mudah-mudahan seluruh ikhtiar dan doa yang dipanjatkan diijabah Allah SWT. Bukan hanya untuk Pati, tetapi juga untuk Indonesia," tuturnya.
Di tengah euforia keberangkatan, Chandra mengingatkan para jemaah untuk menjaga perilaku selama berada di Jakarta. Ia menekankan pentingnya menjaga nama baik Kabupaten Pati sepanjang mengikuti rangkaian kegiatan.
Menurutnya, akhlak yang baik merupakan cerminan pribadi sekaligus identitas daerah asal. Sikap tertib dan menjaga ketertiban menjadi poin penting yang disampaikan dalam amanat pelepasan tersebut.
"Semoga seluruh rangkaian acara berjalan lancar. Semoga seluruh rombongan diberikan kesehatan dan keselamatan, sejak berangkat sampai kembali ke rumah masing-masing," ujarnya.
Pelepasan rombongan turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Pati Endah Sriwahyuningati. Ketua Jatma Aswaja Kabupaten Pati Misbahmunir beserta istri juga tampak hadir mendampingi jalannya acara keberangkatan.