JAWA TENGAH — Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang, tidak hanya memamerkan deretan mobil anyar. Pabrikan juga menyediakan area test drive khusus, memberi kesempatan pengunjung merasakan langsung karakter mesin, kenyamanan kabin, dan efisiensi bahan bakar sebelum memutuskan transaksi.
Dari sekian banyak peserta pameran, segmen hybrid terjangkau menjadi pusat perhatian. Suzuki misalnya, membawa lini SHVS (Smart Hybrid Vehicle by Suzuki) dengan harga mulai Rp 274,3 juta. Sementara Toyota Veloz Hybrid hadir dengan banderol termurah Rp 303 juta dan Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid di angka Rp 299,85 juta.
Suzuki Fronx menjadi primadona di booth Suzuki. SUV compact berdesain coupe ini mengusung teknologi SHVS yang diklaim efisien untuk lalu lintas perkotaan. Di GIIAS 2026, Suzuki merilis varian flagship anyar, Fronx SGX Hybrid Kuro, sebagai puncak tertinggi.
Perlu dicatat, tidak semua varian Fronx dibekali teknologi hybrid. Tipe GL masih mengandalkan mesin bensin konvensional. Baru tipe GX dan SGX yang sudah memakai sistem SHVS. Performa penjualannya pun meyakinkan—mobil ini menembus 2.183 unit pada semester pertama 2026, membuktikan daya tariknya di kalangan konsumen perkotaan.
Bagi yang butuh kapasitas tujuh penumpang, Suzuki XL7 Hybrid menawarkan posisi bodi gagah khas Low SUV. Seluruh varian, dari entry-level hingga tertinggi, sudah mengadopsi teknologi SHVS. Harga masih berada di rentang Rp 274–329 jutaan, menjadikannya salah satu mobil keluarga hybrid termurah di pasar.
Konsistensi XL7 Hybrid terlihat dari catatan penjualan. Pada semester pertama tahun ini, model ini masuk tiga besar mobil hybrid terlaris dengan total 4.293 unit. Angka ini menunjukkan permintaan kuat untuk MPV/SUV hemat energi di kelasnya.
Pilihan berbeda datang dari Daihatsu Rocky Hybrid. Mobil ini memakai sistem series hybrid, di mana roda sepenuhnya digerakkan motor listrik. Mesin bensin 1.2L WA-VEX hanya berfungsi sebagai generator pengisi baterai, bukan penggerak langsung.
Konsekuensinya, karakter berkendara Rocky terasa lebih mirip mobil listrik—halus dan responsif di putaran bawah. Harganya dipatok Rp 299,85 juta untuk satu varian, cukup kompetitif melawan rival sekelas.
Toyota Veloz Hybrid menawarkan pendekatan berbeda. MPV ini mengandalkan mesin bensin 2NR-VX yang menghasilkan 91 PS dan 121 Nm, dipadukan motor listrik 80 PS dengan torsi 141 Nm. Kombinasi ini menghasilkan akselerasi yang lebih berisi dibanding versi non-hybrid.
Varian termurah Veloz V Hybrid CVT sudah dilengkapi lampu utama LED dan lampu kabut halogen. Dengan harga mulai Rp 303 juta, Veloz Hybrid menyasar keluarga yang menginginkan MPV 7-seater tanpa kompromi fitur keselamatan dan kenyamanan.
Dengan rentang harga Rp 274–354 juta, konsumen Indonesia kini punya banyak opsi hybrid terjangkau. Kehadiran area test drive di GIIAS 2026 menjadi momen tepat untuk membandingkan langsung efisiensi dan kenyamanan masing-masing model sebelum memutuskan.