JAWA TENGAH — Dunia musik Indonesia kembali kehilangan salah satu musisi terbaiknya. Trisno, yang dikenal luas sebagai bassist PAS Band, menghembuskan napas terakhirnya pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Informasi duka ini pertama kali beredar melalui kanal media sosial resmi band yang bermarkas di Bandung tersebut.
PAS Band sendiri merupakan salah satu pilar musik rock Indonesia sejak dekade 90-an. Sepanjang kariernya, Trisno menjadi bagian penting dari warna musik khas PAS Band yang memadukan rock, pop, dan sentuhan progresif, menghasilkan deretan hits yang melekat di ingatan publik.
Trisno bukan sekadar pemain bas. Ia adalah penjaga ritme yang memberi fondasi kokoh bagi permainan gitar dan vokal khas PAS Band. Bersama personel lain, ia turut membesarkan nama band lewat album-album yang dirilis sejak era 90-an hingga periode terakhir mereka.
Kontribusinya di panggung-panggung besar, dari festival musik hingga konser tunggal, menjadikannya figur yang disegani rekan sesama musisi. Gaya bermainnya yang solid dan panggungnya yang energik selalu dinantikan para penggemar setia.
Setelah kabar ini menyebar, ungkapan belasungkawa mengalir deras dari berbagai kalangan. Rekan-rekan musisi yang pernah berbagi panggung dengan PAS Band menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam. Warganet yang selama ini mengikuti perjalanan band juga ramai meninggalkan pesan duka di kolom komentar unggahan resmi PAS Band.
Kehilangan seorang bassist legendaris tentu menjadi pukulan berat bagi industri musik tanah air. PAS Band sendiri telah lama menjadi referensi bagi generasi musisi muda yang menggemari musik rock Indonesia.
Meski Trisno telah berpulang, karya-karyanya bersama PAS Band akan terus hidup. Lagu-lagu seperti "Kesepian Kita", "Hey- Hey", dan "Malam Ini Indah" menjadi bukti nyata bagaimana ia dan band mampu menciptakan musik yang melampaui zaman.
Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga dan manajemen belum merilis keterangan resmi mengenai penyebab meninggal dunia serta rencana pemakaman. Publik pun masih menantikan informasi lebih lanjut dari pihak keluarga besar PAS Band.
Selamat jalan, Trisno. Terima kasih atas segala nada dan energi yang telah kamu berikan untuk musik Indonesia.