JAWA TENGAH — Film horor "Other Mommy" yang dibintangi Jessica Chastain memuncaki box office Amerika Utara dengan pendapatan debut USD 27,5 juta. Capaian itu mengalahkan rilisan baru lainnya, "The Social Reckoning" karya Aaron Sorkin, yang terpuruk di peringkat kelima dengan hanya USD 5,5 juta. Kemenangan "Other Mommy" datang meski film tersebut menuai ulasan buruk dari kritikus maupun penonton.
Universal dan Blumhouse merilis "Other Mommy" sebagai thriller horor bertema entitas paranormal yang menyerupai sosok ibu dari seorang anak perempuan. Meski bertengger di puncak, film ini mendapat nilai 19% di Rotten Tomatoes dan grade "D+" dari CinemaScore, salah satu penilaian terburuk sepanjang tahun.
Analis box office David A. Gross, yang menerbitkan buletin FranchiseRe, menilai respons negatif sekeras itu jarang terjadi pada film horor. "Film horor umumnya kebal terhadap penerimaan negatif, tapi ini ekstrem," ujarnya. "Penjualannya akan turun tajam."
Dengan anggaran produksi sekitar USD 18 juta, "Other Mommy" masih punya ruang untuk meraup untung. Film ini juga mengumpulkan USD 17,69 juta dari pasar internasional, sehingga total globalnya mencapai USD 45,19 juta.
The Social Reckoning Jauh di Bawah Ekspektasi
Sony merilis "The Social Reckoning" dengan proyeksi awal USD 7 juta hingga USD 8 juta, namun realisasinya hanya USD 5,5 juta. Film bergenre drama Facebook ini ditulis dan disutradarai Aaron Sorkin, dengan Mikey Madison sebagai engineer Facebook yang membocorkan ribuan dokumen internal kepada seorang jurnalis yang diperankan Jeremy Allen White.
Kritikus dan penonton terbelah menanggapi film ini. "The Social Reckoning" memegang skor 54% di Rotten Tomatoes dan grade "B-" dari CinemaScore. Penontonnya didominasi pria berusia lebih tua, segmen yang sejak pandemi tercatat lambat kembali ke bioskop.
Perbandingan dengan "The Social Network" (2010) memang sulit dihindari. Film pertama yang disutradarai David Fincher itu dibuka dengan USD 22 juta dan menutup masa tayang dengan USD 224 juta global serta empat piala Oscar, termasuk skenario terbaik untuk Sorkin. Karena Fincher dan Jesse Eisenberg tidak kembali, Sony menyebut sekuel ini sebagai "companion piece" ketimbang sekuel resmi, dan menekan anggaran menjadi USD 30 juta dari sebelumnya USD 40 juta.
"Biaya produksinya masuk akal," kata Gross. "Tapi itu tetap uang yang besar untuk dikembalikan pada level box office seperti ini."
Digger Anjlok, Bintang Hollywood Turun Tangan
Satire "Digger" yang dibintangi Tom Cruise merosot 64% di pekan kedua dengan USD 2,9 juta dari 3.321 layar, setelah debutnya yang buruk sebesar USD 8 juta. Sejauh ini film tersebut baru mengumpulkan USD 14 juta di domestik dan USD 30 juta global, padahal Warner Bros. menghabiskan lebih dari USD 160 juta untuk produksinya.
Kerugian teatrikalnya berpotensi menembus USD 200 juta, menjadikannya salah satu bom box office terbesar. Sejumlah nama besar Hollywood seperti Anne Hathaway, Jane Fonda, Guillermo del Toro, dan Mandy Patinkin menyuarakan dukungan untuk "Digger" dan mendorong penonton kembali ke bioskop.
Verity Bertahan di Peringkat Kedua
Posisi kedua ditempati "Verity" dengan USD 11,4 juta dari 3.572 layar, turun 64% dari pekan pembukaannya. Thriller psikologis yang dibintangi Anne Hathaway dan Dakota Johnson ini tetap menjadi kemenangan bagi Amazon MGM dengan pendapatan USD 53 juta di Amerika Utara dan lebih dari USD 80 juta global, melawan anggaran USD 40 juta.
Deretan film yang masih bertahan di tangga box office melengkapi pekan ini, termasuk "Resident Evil" dan "Heart of the Beast".