SLAWI — Rehabilitasi menyeluruh Kolam Renang Bangun Tirta di kawasan GOR Tri Sanja Slawi resmi berjalan. Disporapar Kabupaten Tegal menargetkan seluruh pekerjaan fisik selesai dalam 75 hari kerja sejak dimulainya pengerjaan pada 21 September 2026.
Proyek pemugaran ini didanai APBD II senilai Rp 1.802.015.311. Anggaran tersebut dipakai untuk membenahi sejumlah titik vital bangunan yang selama ini terbengkalai.
Lantai Kolam hingga Tribun Dibongkar Total
Kepala Bidang Olahraga Disporapar Kabupaten Tegal, Nurkhakim, menyebut perbaikan mencakup lantai kolam, lantai atas kolam, tribun, hingga pemindahan pintu masuk kawasan.
"Dengan dukungan anggaran APBD II sebesar Rp 1.802.015.311 akan digunakan untuk perbaikan lantai kolam, lantai atas kolam, tribun, dan pemindahan pintu masuk kawasan kolam," ujar Nurkhakim, Selasa (6/10/2026).
Kolam utama tetap mempertahankan dimensi standar nasional 20 x 25 meter. Di sisi timur kolam, pengelola menambah kolam khusus anak-anak sebagai pelengkap fasilitas keluarga.
Pintu Masuk Pindah ke Utara, Hutan Kota Jadi Kantong Parkir
Tata letak kawasan berubah signifikan. Pintu masuk yang semula menghadap sisi lain bakal dipindah ke arah utara agar area hutan kota di sekitarnya bisa dioptimalkan.
Hutan kota itu direncanakan berfungsi ganda: ruang bersantai pengunjung sekaligus kantong parkir. Di atas bangunan pintu masuk utama, pengelola akan mendirikan kafe.
Pembongkaran tembok pembatas trotoar turut masuk dalam paket pekerjaan. Penataan ini menyasar kenyamanan dan sisi estetika kawasan yang sempat vakum.
Pedagang Kaki Lima Diajak Musyawarah Sebelum Konstruksi
Disporapar tidak mengabaikan pelaku UMKM di sekitar lokasi. Musyawarah bersama pedagang kaki lima digelar untuk menyepakati skema operasional selama masa konstruksi.
Skema itu disiapkan agar aktivitas jual beli warga tetap berjalan meski pekerjaan fisik tengah berlangsung. Pembahasan mengarah pada rencana pembentukan pujasera sebagai wadah permanen bagi pedagang.
Nurkhakim menuturkan, pembenahan infrastruktur ini disiapkan untuk mendukung pencarian bibit atlet renang potensial di wilayah Kabupaten Tegal.
Fungsi Baru: Arena Pembinaan Atlet dan Rekreasi Warga
Sebelumnya, Bangun Tirta sempat lama tidak beroperasi. Kondisi itu membuat arena olahraga air berstandar nasional tersebut kehilangan fungsi sebagai tempat latihan maupun wisata.
Setelah rampung, pengelola memproyeksikan fasilitas ini aktif kembali pada 2027. Dua peran disiapkan sekaligus: sarana pembinaan atlet renang berprestasi dan destinasi rekreasi masyarakat.
Bagi warga Slawi dan sekitarnya, kehadiran kembali kolam ini menambah pilihan ruang olahraga sekaligus tempat berkumpul keluarga di kawasan GOR Tri Sanja.